Rabu, 05 Juli 2017

E-COMMERCE KELOMPOK 8

E-COMMERCE KELOMPOK 8

Kelompok 8:
Apriani Kartika Rahayu       C1C015077
Sasqia Vidiya Nabila            C1C015096
Agustin Pratiwi Ayu Putri     C1C015099

1.      Better World Books
a.       Tipe Bisnis
Tipe bisnis yang digunakan oleh Better World Books (BWB) adalah B2B dan B2C. Selain BWB dapat menjual kepada konsumen secara langsung hasil produk yang didapatkannya, dalam situs online mereka juga memberikan opsi pembelian atas nama lembaga. Disini hasil dari penjualan akan digunakan untuk biaya operasional dan penyaluran donasi literasi kepada lembaga-lembaga yang membutuhkan. Hal itu sesuai dengan misi mereka yang berniat mempromosikan budaya literasi.
b.      Model Bisnis
BWB menggunakan model market creator untuk dijadikan acuan dalam basis situs web mereka dalam penjualan langsung ke konsumen. Market creator ini menggunakan teknologi internet untuk membuat pasar yang mempertemukan si  penjual (disini si BWB) dengan para pembeli mereka yang dapat berada di mana saja. Kemudian mereka menggunakan model bisnis single firm saat berhubungan dengan bisnis lain. Dalam situs BWB ini mereka hanya memberlakukan satu seller yaitu BWB sendiri sehingga tak ada seller lain yang bisa masuk ke dalam untuk menyaingi dalam menjual produk.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan utama dari BWB ini adalah penjualan buku baru dan buku bekas tapi masih layak yang tidak dipakai atau tidak diinginkan pemiliknya didapatkan dari lembaga-lembaga sekolah, beberapa perpustakaan, maupun berasal dari donatur-donatur lain.
John (CEO BWB) mengatakan perusahaan bisa berkembang menjadi saat ini sangat mudah untuk mendapatkan buku yang tidak diinginkan dan menaruh buku-buku tersebut untuk dijual online karena setiap kali perusahaan menjual buku, sebagian dari dana sumbangannya pergi ke penggalangan untuk literasi non-profit yang beroprasi diseluruh dunia. Ketika BWB memasuki sepuluh tahun, mereka telah memberikan 15 juta dollar untuk perpustakaan dan literasi dan mereka mendonasikan sekitar sepuluh juta buku.
Lewat jaringan lebih dari 2300 perguruan tinggi dan kemitraan yang lebih dari tiga ribu perpustakaaan yang tersebar di negara-negara, mereka mengumpulkan buku yang telah terpakai dan buku lain.

2.      Booking.com
a.       Tipe Bisnis
Booking.com merupakan salah satu tipe bisnis dengan basis B2C dimana mereka langsung melayani konsumen melalui situs web mereka. Namun dalam penyediaan jasa kepada konsumen Booking.com juga melakukan B2B karena mereka tidak memiliki langsung apa yang mereka berikan kepada konsumen. Mereka hanya memudahkan konsumen dalam memperoleh jasa yang ingin konsumen inginkan.
b.      Model Bisnis
Di sini Booking.com  menggunakan model bisnis transaction broker dimana mereka menggunakan basis jasa layanan untuk membantu konsumen mendapatkan apa yanng mereka inginkan.
c.       Sumber Pendapatan
Dari bentuk model bisnis dari Booking.com yang berbentuk transaction broker, pendapatan utama dari situs Booking.com ini adalah penjualan jasa layanan kepada konsumen. Setiap konsumen yang hendak melakukan booking suatu jasa maka akan dikenakan charge tertentu yang telah ditetapkan oleh situs ini.

3.      Carters Online Baby Shop
a.       Tipe Bisnis
Tipe bisnis utama Carters adalah business to costumer (B2C) di mana mereka langsung menjual produk pakaiannya kepada kostumer mereka melalui situs resmi mereka. Selain itu mereka juga melakukan business to bussiness (B2B) dimana tidak hanya produk merk Carters saja yang dijual namun masih ada produk merek lain yang dijual kepada konsumen.
b.      Model Bisnis
Carters menggunakan model bisnis berbasis market creator dimana mereka menemukan penjual baik itu Carters itu sendiri maupun merek lain langsung dengan konsumen melalui bantuan situs internet yang mereka kelola. 
c.       Sumber Pendapatan
Pendapatan utama dari Carters ini adalah dari penjualan produk asli perusahaan yang dijual di situs resminya. Kemudian ada pendapatan tambahan berasal dari hasil biaya layanan jasa yang mereka berikan ketika menemukan merek lain yang mereka pasarkan kepada konsumen, yang biasanya disebut biaya layanan jasa.

4.      Cath Kidston
a.       Tipe
Tipe e-commerce Cath Kidston adalah bisnis ke konsumen (business to consumer) atau B2C. Hal ini karena Cath Kidston adalah sebuah perusahaan yang memproduksi tas, aksesoris dan juga baju untuk konsumen mereka. Konsumen dapat membeli produk dari Cath Kidston baik dari outlet mereka maupun melalui website official yang dimiliki Cath Kidston.
b.      Model Bisnis
Model bisnis Cath Kidston adalah e-tailer. Cath Kidston memungkinkan para konsumennya untuk membeli berbagai produk yang mereka produksi melalui website mereka.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan Cath Kidston adalah dari penjualan produk. Cath Kidston menjual berbagai macam tas, produk untuk anak-anak, aksesoris, pakaian, hand cream dan yang lainnya.

5.      Expedia
a.       Tipe
Expedia merupakan e-commerce yang memiliki tipe B2C atau bisnis ke konsumen karena Expedia memungkinkan konsumen untuk memesan tiket pesawat, menyewa mobil maupun memesan paket liburan.
b.      Model Bisnis
Model bisnis dari Expedia sendiri adalah broker transaksi, karena Expedia merupakan situs yang memproses transaksi untuk konsumen.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan bagi Expedia adalah model pendapatan biaya transaksi. Hal ini karena setiap transaksi baik itu pemesanan tiket pesawat maupun penyewaan mobil setiap biaya yang dikeluarkan akan ada pemotongan oleh Expedia sebagai bagian pendapatan bagi Expedia.

6.      Gojek
a.       Tipe
Tipe e-commerce Gojek adalah bisnis ke konsumen atau B2C. Hal ini karena Gojek adalah sebuah perusahaan yang memberikan berbagai macam pelayanan jasa bagi konsumen mereka. Pelayanan Gojek dapat di pesan melalui aplikasi Gojek.
b.      Model Bisnis
Model bisnis Gojek adalah penyedia layanan dan broker transaksi. Gojek menyediakan berbagai layanan jasa dari mulai Go-ride, Go-car sampai Go-mart. Gojek juga sebagai broker transaksi karena mereka menyediakan Go-tix dimana konsumen dapat memesan tiket bioskop.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan bagi Gojek adalah pendapatan penjualan jasa dan pendapatan biaya transaksi. Gojek mendapatkan pendapatannya dari berbagai layanan yang disediakannya seperti Go-glam untuk jasa manicure-pedicure, Go-massage untuk jasa pijat, Go-clean untuk jasa membersikan rumah dan lainnya. Gojek juga mendapatkan pendapatan dari biaya transaksi seperti ketika konsumen membeli tiket bioskop maka akan dikenakan biaya tambahan yang merupakan pendapatan bagi Gojek.

7.      Grab
a.       Tipe
Tipe e-commerce Grab berbentuk bisnis-ke-konsumen (business-to-consumer—B2C). Hal ini karena Grab sebagai penyedia transportasi online melibatkan pelayanan jasanya ke konsumen individu.  Konsumen memesan layanan Grab dengan aplikasi Grab yang ada pada smartphone dan langsung mendapat pelayanan dari biker/driver Grab.
b.      Model Bisnis
Model bisnis Grab adalah penyedia layanan. Grab memberikan layanan transportasi baik dengan kendaraan motor dan mobil yang dapat melayani konsumen kapan saja dan dimana saja.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan Grab antara lain terdiri dari pelanggandan biaya transaksi.  Grab memperoleh pendapatan dari biker/driver Grab melalui berbagai layanan. Uang disimpan dalam akun Grab dan jumlah yang sama dipotong untuk pemesanan yang telah dilakukan oleh biker/driver.

8.      Monotaro Indonesia (sebelumnya bernama Sukamart)
a.       Tipe
Tipe bisnis Monotaro Indonesia berbentuk bisnis-ke-bisnis (business-to-business—B2B). Monotaro melakukan pelayanan penjualan produk MRO, pantry, stationarey, dan berbagai macam kebutuhan kantor bagi para pelaku bisnis yang ada di Indonesia.
b.      Model Bisnis
Model bisnis Monotaro Indonesia adalah e-tailer, Monotaro memberikan layanan penjualan produk perlengkapan kantor yang beragam kepada individu bisnis yang ada di Indonesia.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan Monotaro Indonesia adalah dari penjualan. Monotaro Indonesia memperoleh pendapatan dari penjualan produk yang ditawarkan kepada pelaku bisnis.

9.      Kylie Cosmetics
a.       Tipe
Tipe e-commerce Kylie Cosmetics berbentuk bisnis-ke-konsumen (business-to-consumer—B2C).  Kylie Cosmetics menawarkan produk kecantikannya kepada konsumen individu yang ada di dunia.
b.      Model Bisnis
Model bisnis Kylie Cosmetics adalah e-tailer. Perusahaan ini memberikan layanan penjualan produk kecantikan yang terdiri dari lipstick, eye shadow, dan bedak kepada para konsumennya.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan Kylie Cosmetics adalah dari penjualan. Pendapatan tersebut diperoleh dari penjualan produk kecantikan yang ditawarkan kepada konsumen.

10.  Microsoft Store
a.       Tipe
Tipe e-commerce Microsoft Store berbentuk bisnis-ke-konsumen (business-to-consumer—B2C) dan bisnis-ke-bisnis (business-to-business—B2B). Bagi konsumen individu, Microsoft menawarkan produk-produk aplikasi dan perangkat keras bagi konsumen individu baik gratis maupun berbayar. Sementara untuk bisnis, Microsoft memberikan produk Microsoft for Bussines berupa aplikasi yang dapat membatu kegiatan bisnis seperti Microsof Azure, Microsoft Dynamics 365, Windows for Bussines dan lainnya yang dapat membantu perusahaan menjalankan bisnisnya.
b.      Model Bisnis
Model bisnis Microsoft Store adalah e-tailer dan penyedia layanan.  Microsoft dalam bisnis e-tailer-nya menjual produk online—seperti laptop, tablet, dan desktop. Sedangkan sebagai penyedia layanan Microsoft Store menjual perangkat lunak yang merupakan jasa layanan (software as a service—SaaS). Produk layanan tersebut antara lain Office, Visual Studio, Windows, dan perangkat lunak lainnya.
c.       Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan Microsoft Store dari penjualan. Pendapatan tersebut diperoleh dari penjualan produk perangkat keras dan perangkat lunak yang berbayar—seperti laptop (perangkat keras) dan Windows 10 (untuk perangkat lunak). Selain pendapatan penjualan, Microsoft Store memperoleh pendapatan free/freemium—seperti pada aplikasi Microsoft Azure dan OneDrive, dimana konsumen mendapat aplikasi gratis namun memasang tarif untuk memperoleh pelayanan premium.



Rabu, 14 Juni 2017

CLOUD COMPUTING MICROSOFT ONEDRIVE

CLOUD COMPUTING MICROSOFT ONEDRIVE

Kelompok 8:
Apriani Kartika Rahayu C1C015077
Sasqia Vidiya Nabila C1C015096
Agustin Pratiwi Ayu Putri C1C015099

Rusaknya data yang bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kena virus, crush, atau ada kesalahan hardware komputer yang menyebabkan user harus menginstall ulang dan menyebabkan data hilang. Belum lagi apabila piringan hardisk rusak dan diminta untuk beli hardisk baru yang harganya tidaklah murah sangat merugikan para user.
Untuk mengurangi resiko-resiko tersebut para peneliti menghadirkan cloud computing dimana sistem ini akan menghemat biaya akan pembelian akan infrastruktur, hardisk, dll. karena user hanya dikenakan biaya yang penyedia layanan tawarkan sesuai dengan paket yang dipilih oleh pengguna. Kita akan membahas salah satu cloud computing yang disediakan oleh Microsoft yaitu OneDrive.

  1. Pengertian Umum
Cloud computing adalah suatu penyimpanan permanen data online di server internet tertentu dan tersimpan sementara di komputer pengguna (IEEE). Komputasi awan ini menggabungkan teknologi komputer (komputasi) dan teknologi pengembangan berbasis internet (awan) yang disajikan dalam bentuk layanan. Cloud ini yaitu suatu konsep umum yanng menyangkut  SaaS, Web 2.0, dan  tren teknologi lainnya guna memberikan kebutuhan komputasi pengguna.

B.  Karakteristik Cloud Computing
Terdapat 5 karakteristik Cloud Computing menurut NIST ( National Institute of Standards and Tecnology ) :
  1. On-Demand Self-Services
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pengguna melalui beberapa mekanisme swalayan dan dapat langsung tersedia pada saat dibutuhkan oleh para pengguna.
  1. Broad Network Access
Merupakan sebuah layanan cloud computing harus bisa diakses dari kapan saja, dimana saja, dengan software apa pun, yang terpenting kita terhubung ke jaringan internet. misal : Handphone, tablet.
  1. Resource Pooling
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus tersedia secara terpusat dan bisa membagi sumber daya secara cepat dan efisien.
  1. Rapid Elasticity
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.
  1. Measured Service
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus disediakan secara terukur dan teratur, karena ini akan dilakukan dalam proses pembayaran.

C. Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Cloud
Kelebihan cloud computing:
  1. Menghemat biaya dan ruang infrastruktur pembelian sumber daya komputer;
  2. Bisa mengakses file dimana saja dan kapan saja;
  3. Bisa menghemat waktu pada perusahaan sehingga bisa langsung fokus pada perkembangan infrastruktur;
  4. Dapat dengan mudah di monitoring dari satu server;
  5. Operasional dan manajemen lebih mudah dan sederhana;
  6. Menghemat biaya operasional pada sistem informasi yang dibangun;
  7. Kolaborasi yang terpercaya.
Kekurangan cloud computing:
  1. Komputer akan menjadi lemot atau lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali bila internet putus;
  2. Komputer akan menjadi lambat kinerjanya jika koneksi internet kita juga lambat;
  3. Komputer akan menjadi sangat lambat karena diakses oleh banyak pengguna sehingga server akan menerima banyak sekali permintaan;
  4. Jika tidak mempunyai backup yang handal maka hal terburuk ini akan timbul karena semua data berada di satu server pada cloud computing.

D. Pengenalan Cloud Computing Microsoft:OneDrive
OneDrive adalah layanan komputasi awan serupa dengan Dropbox dan Google Drive yang memungkinkan penggunanya mengunggah dan mensinkronkan berkas ke suatu penyimpanan awan dan kemudian mengaksesnya melalui peramban Web atau perangkat tertentu. Layanan ini dibuat oleh Microsoft dan merupakan bagian dari layanan daring Windows Live dan memungkinkan pengguna menyimpan berkas berkasnya secara pribadi, membagikannya dengan orang-orang dalam kontak, atau menjadikan berkas-berkas bersifat umum. Berkas-berkas yang dibagikan untuk umum tidak memerlukan akun Microsoft untuk mengaksesnya.
Microsoft menghadirkan OneDrive yang dirilis hampir bersamaan saat Google memperkenalkan GDrive. Meniru fitur seperti Dropbox, yaitu Desktop Sync Clients, OneDrive juga menghadirkan fitur editor via web untuk file-file dokumen (Word, Excel, PowerPoint dan OneNote).
Microsoft OneDrive tidak hanya dikembangkan di dalam platform Windows dan Windows Mobile saja tetapi juga mendukung platform OS X dan iOS. Jika komputer sudah memiliki Windows 8.1 atau Windows RT 8.1, aplikasi desktop OneDrive sudah ada sebagai bawaan. Sebuah pengaturan diinstal yang memungkinkan Anda menggunakan Office untuk mengerjakan dokumen OneDrive dengan orang lain pada saat yang sama, tetapi tidak ada fitur lain yang terinstal. Sedangkan untuk Windows 7 dan yang lebih lama pengguna masih harus menginstal sendiri aplikasinya.
Untuk mengunggah file ke OneDrive secara otomatis, cukup salin atau pindahkan file tersebut ke folder OneDrive Anda menggunakan File Explorer, atau simpan di dalam folder OneDrive dari sebuah program. Jika aplikasi OneDrive di instal di komputer lain, file juga akan otomatis ditambahkan ke folder OneDrive di komputer itu. File Explorer dapat digunakan untuk mengganti nama dan menghapus file, membuat folder baru, dan memindah-mindahkan file di folder OneDrive. Perubahan akan otomatis akan diterapkan di OneDrive dan komputer lain yang memiliki instalasi aplikasi OneDrive.
Layanan penyimpanan Microsoft OneDrive kini mengizinkan pengguna untuk menghubungkan seluruh folder satu pengguna dengan pengguna lain dan menambahkan sistem notifikasi terbaru untuk membantu proses pengiriman file. Kini bagi pengguna personal dan bisnis bisa menggunakan tombol “Add to my OneDrive” di layanan web untuk menambahkan folder yang dibagikan langsung dari OneDrive. Dengan pembaharuan ini, pengguna aplikasi mobile OneDrive di iOS, Android dan ponsel Windows kini dapat menerima notifikasi terkait siapa saja yang tengah menyunting file yang mereka bagikan selayaknya document di Google Drive.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Microsoft juga mengirimkan pengguna OneDrive rangkuman harian mengenai pembaharuan file yang mereka bagikan. Pengguna dapat melihat ulasan secara ringkas terkait para pengguna yang menyunting file yang berbeda, maka mereka bisa melihat hal-hal janggal di dokumen mereka.
Microsoft juga menambahkan kapabilitas pencarian OneDrive untuk pengguna dengan dokumen yang telah dibagikan maka orang-orang dapat mencari file yang telah dibagikan dengan mereka berdasarkan konten dari dokumen seperti PDF dan file yang dibuat di Office. Video Sharing yang lebih baik, jika pengguna lain ingin mengakses suatu video secara otomatis OneDrive akan mendeteksi kecepatan internet dan menyesuaikannya dengan kualitas video yang ada. Hasil foto yang dimiliki pengguna akan otomatis terunggah ke OneDrive selama pengguna telah mengaktifkan akun dan memiliki koneksi internet. Aplikasi OneDrive menyediakan banyak fitur tambahan untuk pengguna Windows Phone antara lain menampilkan folder OneDrive di start screen, tampilan thumbnail yang baru, dan yang lainnya.

E. Sejarah Microsoft OneDrive
OneDrive pertama kali diluncurkan oleh Microsoft pada tanggal 1 Agustus 2007 dengan nama Windows Life Folder SkyDrive sebagai cloud computing pertama yang diciptakan oleh pihak Microsoft. Pada awal peluncurannya pengguna SkyDrive hanya terbatas di Amerika Serikat saja, baru kemudian memasuki tahun 2008 Microsoft mulai memperluas jangkauan pengguananya di lebih dari 62 negara. Bahkan ditahun yang sama pula, Microsoft mulai memperbesar kapasitas penyimpanannya yang semula 5 GB menjadi 25 GB untuk kenyamanan para penggunanya.
Pada pertengahan tahun 2010, Microsoft melakukan pembaruan pada SkyDrive dengan memberi kemampuan tambahan agar dapat beroprasi pada aplikasi OfficeMobile (sekarang dikenal sebagai Office Online). Selain memberikan kemampuan tambahan, Microsoft juga memberikan fasilitas tambahan di dalam SkyDrive, antara lain fungsi Live Toolbar. Di tahun ini juga Microsoft melakukan beberapa perbaikan pada Office Life Workspace.
Pada tahun 2011, Microsoft kembali melakukan perubahan pada SkyDrive dan mulai merilis aplikasi SkyDrive yang dirancang khusus untuk untuk iOS dan Windows Phone. Selain iOS dan Windows Phone, pihak Microsoft juga merilis SkyDrive untuk Windows Vista, Windows 7, Windows 8, dan MacOS.
Tahun 2014,  Microsoft kembali melakukan pembaruan dan perbaikan pada SkyDrive yang ada pada Windows dan iOS. Selain itu, pembaruan tidak dilakukan pada aplikasi SkyDrive saja, juga pada website SkyDrive.com yaitu dengan memberi desain web yang lebih modern dan mudah digunakan. Tidak hanya pada desain saja, Microsoft melakukan perbaikan pada layanan SkyDrive.
Pada tahun 2013, Microsoft mendapat gugatan dari perusahaan British Sky Boardcasting Group (BSkyB) yang merupakan perusahaan telekomunikasi yang ada di Britania Raya. Tuntutan ini diakibatkan karena penamaan Sky pada produk SkyDrive. BSkyB memberi tenggang waktu kepada pihak Microsoft untuk melakukan pergantian nama SkyDrive. Akhirnya pada Januari 2014 Microsoft mengganti nama SkyDrive menjadi OneDrive. Microsoft kembali memulai semuanya dari awal, seperti pembuatan web baru Microsoft OneDrive dan melakukan promosi-promosi melalui dunia maya.
Memasuki tahun 2016, Microsoft mengurangi penyimpanan free (gratis) OneDrive dari 15 GB menjadi 5 GB dan menambahkan penyimpanan OneDrive berbayar. Berikut adalah perubahan layanan OneDrive yang digunakan hingga saat ini:
  1. Free: Kapasitas penyimpanan 5 GB, tidak berbayar.
  2. OneDrive Basic: Kapasitas penyimpanan sebesar 50 GB per bulan dengan harga $ 1.99 dollar per bulan.
  3. OneDrive Small Bussines: Kapasitas penyimpanan sebesar 1 TB per bulan dengan harga $ 6.99 per bulan; dengan Office 365 Personal dan pemberian akses kepada satu pengguna.
  4. OneDrive large Bussines: Kapasitas penyimpanan sebesar 1 TB, dengan harga $9.99 perbulan; dengan Office 365 Personal dan pemberian akses kepada lima pengguna secara bersamaan, memiliki fasilitas tambahan seperti Reporting Tools,  Powerful Auditing, dan fasilitas lainnya.
Ide ini sempat membuat kontroversi bagi para penggunanya hingga dimunculkannya sebuah petisi terhadap Microsoft. Namun, Microsoft tetap melakukan perubahan tersebut dan berlaku hingga saat ini.

F. Kelebihan dan Kekurangan Microsoft OneDrive
OneDrive memiliki beberapa kelebihan bagi penggunanya, antara lain adalah kapasitas penyimpanan free sebesar 5 GB yang dapat membuat penggunanya menyimpan file ataupun gambar tanpa perlu khawatir kapasitas penyimpanan yang tidak cukup. Selain itu, apabila penyimpanan sebesar 5 GB dianggap tidak cukup, Microsoft menawarkan penambahan kapasitas secara berbayar hingga 1 TB. Kelebihan lainnya adalah OneDrive sangat mudah dioperasikan. Desainnya yang simpel dan tidak rumit mempermudah pengguna memakainya. Selain itu, OneDrive dapat digunakan di setiap device seperti Windows, Android, MacOS, iOS, dan XBox One.
Selain kelebihan, OneDrive juga memiliki kekurangan, antara lain sering terjadi error jika panjang path document lebih dari 256 karakter. Selain itu, upload file OneDrive memerlukan waktu yang lama (sekitar 15 menit) dan terkadang terjadi error saat melakukan upload file. Hal ini dapat mengakibatkan pengguna merasa tidak nyaman saat menggunakan aplikasi OneDrive. Ada baiknya, Microsoft melakukan perbaikan pada OneDrive untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna setia OneDrive.

G. OneDrive vs GoogleDrive vs Dropbox
  • Kapasitas Gratis Bagi individu
Dopbox dasar menyediakan penyimpanan 2 GB, dan Dropbox Pro menawarkan 1 TB (1.000 GB) itu. Untuk tim, Penyimpanan tidak terbatas, yang berarti Anda dapat menikmati ruang penyimpanan sebanyak yang diperlukan. Google Drive dimulai penggunanya dengan 15 GB dari penyimpanan online gratis Google, sehingga mereka dapat meng-upload foto, video, dokumen – apa pun untuk penyimpanan cloud. Jika Anda mengambil Google Drive untuk bekerja, Anda akan mendapatkan penyimpanan tidak terbatas. OneDrive pengguna perorangan, Microsoft memberi mereka 15 GB gratis penyimpanan. Jika Anda OneDrive untuk bisnis, Anda dapat memiliki 1 TB ruang per orang untuk sebagai sedikit sebagai $5.00/bulan.
Jika kita merasa kapasitas gratis tersebut tidak cukup maka kita bisa membeli kuota tambahan. Kuota tambahan terkecil yang tersedia untuk OneDrive adalah 20 GB kemudian ada juga yang 50 GB dan seterusnya. Sementara Google Drive layanan terkecil yang tersedia hanya 100 GB tidak ada paket dibawah 100 GB. DropBox layanan berbayar yang terkecil adalah 1 TB.
  • Kecepatan dan Kemudahan Sinkronisasi
Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam memilih layanan Cloud Storage adalah kecepatan dan kemudahan sinkronisasi. Untuk hal ini Google Drive dan DropBox unggul jauh atas OneDrive. Dropbox unggul karena bisa dengan mudah dalam pemindahan folder Dropbox di komputer kita dan kecepatan internet yang digunakan adalah maksimal kecepatan internet kita. Tak jauh beda dengan Dropbox, Google Drive juga bisa memanfaatkan kecepatan internet kita secara maksimal. Dan yang paling mengecewakan adalah OneDrive yang gagal dalam mengoptimalkan kecepatan internet kita.
  • Kompatibel platform
Dropbox pengguna dapat men-download dan menginstal Dropbox ke Windows, Mac OS, Linux, iOS, Android, dan BlackBerry. Google Drive: Google Drive tersedia di Windows, Mac OS, iOS dan Android. Sedangkan OneDrive mendukung Windows, Mac OS, iOS, Android dan Windows telepon.
  • Jenis file yang didukung
Dropbox mendukung file Microsoft Office, Apple iWork, audio, video dan gambar. Google Drive mendukung kebanyakan jenis file yang umum digunakan, seperti audio, video, file gambar, Adobe Illustrator & Photoshop, Autodesk AutoCad, Scalable Vector Graphics dan banyak lagi. OneDrive,pengguna dapat melihat dan mengedit kebanyakan jenis file Microsoft Office pada OneDrive. File lain seperti audio, video, dan gambar juga didukung.
  • Keamanan
Dropbox website membutuhkan verifikasi 2 langkah. Bagi pengguna ponsel, Anda dapat mengatur 4 digit kode sehingga orang tidak dapat mengakses data pribadi Anda. Mirip dengan Dropbox, Google Drive juga memerlukan verifikasi 2 langka. OneDrive akan mengirimkan kode keamanan ke alamat email sekunder ketika Anda mencoba untuk mengedit info kontak Anda atau menghubungkan komputer Anda untuk akses jarak jauh.

Referensi:
  1. http://skydriveteam.spaces.live.com (diakses kembali dengan Internet Archive: WayBack Machine pada tanggal 11 Juni 2017)
  2. https://cloudstorageadvice.com/what-is-onedrive/
  3. http://skydriveteam.spaces.live.com/blog/cns!977F793E846B3C96!23398.entry (diakses kembali dengan Internet Archive: WayBack Machine pada tanggal 11 Juni 2017)
  4. http://id.recover-android.tips/dropbox-onedrive-googledrive.html

Minggu, 04 Juni 2017

Rangkuman Jurnal "Building Institutional Trust Through E-Gov Trustworthiness Cues"

Kelompok 8:
Apriani Kartika Rahayu      C1C015077
Sasqia Vidiya Nabila            C1C015096
Agustin Pratiwi Ayu Putri     C1C015099

“Building Institutional Trust Through E-Government Trustworthiness Cues”
Jurnal oleh Matthew L Smith

Kepercayaan dianggap penting untuk kemajuan sosial dan ekonomi karena beberapa  alasan. Tanpa adanya kepercayaan, kebijakan pemerintah tak akan diterima oleh masyarakat. Kepercayaan membantu mengurangi kompleksitas dan menjadikan efisiensi dalam administrasi sektor publik. Termasuk membuat pemerintah dapat memperoleh manfaat dari kepatuhan sukarela warga negara (Tyler, 1998, hal 290) daripada melalui mekanisme pemaksaan dan kontrol yang lebih banyak sumber daya.
Saat ini dampak aplikasi e-government untuk membangun kepercayaan warga terhadap pemerintah secara empiris dan teoritis tidak jelas (Barat, 2005; Kearns, 2004; Avgerouetal., 2006). Banyak pertimbangan sebenarnya dari peralihan antara pemerintah-pemerintah dan hampir mencakup pekerjaan survei tingkat makro (Parent et Al., 2004; West, 2004, 2005; TolbertandMossberger, 2006; Moon, 2003) dengan beberapa pengecualian.
Dengan layanan publik yang sangat banyak, ada kaitannya dengan kesempatan untuk menyelami bagaimana, untuk siapa, dan dalam situasi apa perubahan dalam pemerintahan. Aplikasi e-government menerjemahkan ke dalam peningkatan atau penurunan kepercayaan. Selanjutnya, ada manfaat untuk mempelajari implementasi yang berhasil karena keduanya tidak memiliki cukup perhatian dalam literatur TIK untuk pengembangan dan dapat memberikan wawasan penting dan berbeda daripada studi tentang kegagalan (Krishna dan Walsham, 2005).
Dalam sebuah kepercayaan ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain: (core component of trust)

  • Social relationship _ kepercayaan adalah tipe tertentu dari hubungan sosial diantara dua aktor sosial (individu, grup, dan institusi)
  • Kepercayaan dan percaya _ dua sisi dari  hubungan sosial
  • Domain dari percaya _ A percaya B seperti C
  • Ekspetasi  dan nilai _ memiliki ekspetasi  dimana B akan memenuhi syarat wajibnnya dan ekspetasi ini adalah nilai ekspresi dari A
  • Motivasi dan kompetensi _ untuk A untuk percaya B, B harus terlihat memiliki motivasi dan kompetensi untuk melakukan kewajiban terhadap C
  • Hobi dan motivasi normatif _  terdapat dua tipe dasar motivasi kepada dorongan kebiasaan kepercayaan; hobi atau nilai normatif
Definisi standar kepercayaan kelembagaan adalah kepercayaan dimana tempat-tempat yang membingungkan mempercayai peraturan, peran, dan norma lembaga yang independen terhadap orang-orang yang menduduki peran tersebut (Tabel II). Definisi ini menyoroti komponen kunci dari kepercayaan institusional: umumnya dianggap kepercayaan berdasarkan mekanisme kelembagaan impersonal dan bukan pada orang.
Implementasi dapat mencegah ketidakseimbangan nilai (Cordella, 2007; Smith et al., 2010). Seperti yang akan kita lihat, peran nilai-nilai yang berbeda, dan terkadang bersaing, yang diekspresikan melalui layanan elektronik yang dipelajari di sini memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman e-government warga negara dan akibatnya penilaian kepercayaan mereka.
Salah satu teori epistemologi kepercayaan adalah bahwa ketika orang membuat penilaian kepercayaan, mereka mencari isyarat kepercayaan (tanda) yang menunjukkan sifat yang dapat dipercaya (Gambetta dan Hamill, 2005; Sztompka, 1999; Bacharach dan Gambetta, 2001). tiga jenis kepercayaan yang muncul dari berbagai jenis informasi: informasi berdasarkan proses, karakteristik atau institusi.
Seseorang tidak dapat sepenuhnya mengetahui motif dan kompetensi wali amanat, maka hak kepercayaan dapat secara tidak sempurna mencerminkan kualitas yang dapat dipercaya (Offe, 1999, hal 48). Apabila informasi kurang jelas, kurang terlihat dan kurang berkesan, kita akan menganggapnya kurang isyarat kepercayaan yang kurang efektif. Kredibilitas isyarat kepercayaan juga penting, dalam arti Keyakinan yang dapat  diterima harus memiliki memiliki dampak bagi mereka. Salah satu faktor yang menentukan kredibilitas isyarat adalah sumbernya, apakah itu dikomunikasikan secara langsung (melalui pengalaman pribadi dan interaksi) atau secara tidak langsung (dimediasi melalui sumber sekunder, seperti teman, saudara, ahli, politisi dan akademis) (Nyeand Zelikow, 1997, p.255; Kumlin, 2004).

Metodologi
Penelitian ini dimulai dengan asumsi sederhana dan pertanyaan ilmiah. Asumsinya adalah bahwa terdapat hubungan kasual antara layanan e-goverment dan kepercayaan masyarakat pada institusi pemerintah. Pertenyaan ilmiah mengeksplorasi hubungan ini dengan menanyakan:
RQ. Bagaimana, untuk siapa, dan dalam kondisi apa e-service mempengaruhi persepsi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah?
Untuk menjawab RQ strategi penelitian studi kasus komparatif dipilih. Dua kasus e goverment di Chili diplih: sebuah administrasi e-tax dan sistem e-procurement sektor publik.
1.) Pengumpulan data
Fokus dari pengumpulan data adalah persepsi dan interpretasi masyarakat terhadap interaksi mereka dengan kedua e-service tersebut. Data dikumpulkan dari sisi institusi dan pengguna, jurnal ini berfokus pada data yang berkomentar mengenai:
o   Perubahan kualitatif terhadap pemberian layanan pada saat interaksi dengan masyarakat
o   Pengunaan (kuantitatif dan sifat) dari e-service oleh masyarakat
o   Pengalaman, persepsi dan interpretasi e-service dalam hal kepercayaan (kompetensi dan motivasi)
Untuk mengumpulkan data ini, peneliti menggunakan pendekatan multi-metode dengan 4 metode inti: interview semi-struktur, fokus grup, survei, dan pengumpulan dokumen yang relewan.
Pengumpulan data dilakukan pada tahun 2004 yang memfokuskan pada implikasi internal e-service. Tahun 2005 dan 2006 data yang dikumpulkan berfokus pada pengguna dan stakeholder yang relevan. Pada fase ini total 54 wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan 113 subjek. Pengambilan data dilakukan di wilayah kesembilan Chili di kota-kota sekitar Temuco.
        2.)  Analisis Data
Analisis data dilakukan dalam 2 tahap: di dalam dan di seluruh kasus. Analisis di dalam kasus berfokus pada variasi persepsi dan interpretasi antar individu sedangkan analisis keseluruhan menjelaskan variasi karena perbedaan dalam kasus e-service tertentu.

Kasus
Sistem Administrasi E-tax
Sistem Administrasi E-tax dikelola oleh Otoritas Pajak Chili atau lebih dikenal dengan SII (Servicios de Impuestos Internos). Pada tahun 2007 masyarakat sudag dapat melakukan berbagai tugas secara online: mendapatkan password, memeriksa status pajak, menyampaikan SPT, pemeriksaan informasi pihak ketiga, dan membuat bukti transaksi yang sah.

ChiliCompra
Sistem e-procurement sektor publik, ChiliCompra (Chili Buys) adalah portal online untuk pembelian sektor publik yang saat ini banyak digunakan oleh sebagian besar pemerintah federal dan institusi di Chili. Pembelian oleh sektor publik dilakukan melalui dua pasar: Sebuah e-market dan ChiliCompra Express. E-market adalah sistem online yang memungkinkan proses pengadaan publik, privat dan langsung. ChiliCompra Express adalah toko virtual dimana entitas sektor publik dapat membeli varang dan jasa, dan merupakan pemberhentian pertama pembelian sektor publik.

ChiliCompra
Online tax-administration system
Trust Hypothesi: Kompetensi
Secara keseluruhan, peningkatan efektivitas / efisiensi CC akan cenderung membangun kepercayaan

E-catalog membawa efektivitas/efisiensi yang akan membangun kepercayaan
Indikator kinerja tidak terkain dengan mekanisme akuntabilitas maka tidak berdampak pada kepercayaan

Keberadaan online tax dan peningkatan turn-around pajak akan membangun kepercayaan


Peningkatan layanan kantor dan waktu tunggu akan membangun kepercayaan
Data kinerja positif yang disajikan di halaman web akan cenderung membangun kepercayaan jika melebihi harapan

Tidak adanya mekanisme akuntabilitas yang jelas terkait dengan data kinerja tidak mempengaruhi kepercayaan
Trust Hypothesi: Nilai yang sesuai
Meskipun ketidakberpihakan penuh tidak mungkin, kerangka peraturan bekerja untuk meningkatkan ketidakberpihakan proses pengadaan akan membangun kepercayaan

E-service yang menciptakan keadilan distributif (misalnya menyediakan layanan untuk orang miskin) maka akan meningkatkan kepercayaan

Pengurangan kebijaksanaan yang tidak perlu saat berhadapan dengan masyarakat akan meningkatkan kepercayaan


Pengimplementasian e-service yang menguntungkan populasi dengan persentase yang kecil digabungkan dengan pengaruh kontekstual seperti kebijakan pajak Chili (net netral) akan mencerminkan nilai-nilai yang saling bertentangan sehingga kepercayaan tidak jelas.
Trust Hypothesi: Interest
Meningkatkan akses pada informasi pengadaan yang relevan, peningkatan peluang bisnis, dan mereka yang merasakan pengurangan biaya transaksi akan cenderung meningkatkan kepercayaan

Penurunan moderat dalam kesempatan bagi petugas pembelian sektor publik untuk terlibat dalam praktik pembelian yang korup akan meningkatkan kepercayaan

Peningkatan keuntungan pengguna dalam hal biaya dan penghematan biaya untuk mereka yang menggunakan e-service akan meningkatkan kepercayaan


Penurunan moderat peluang untuk pegawai SII melakukan korupsi karena adanya komputerisasi yang akan membangun kepercayaan  









































Analisis Perbandingan

Analisis ini berfokus menjelaskan variasi persepsi dan interpretasi masyarakat terhadap layanan elektronik baik positif maupun negatif.  Analisis dimulai dengan pembahasan tentang bagaimana kepercayaan dapat mempengaruhi masyarakat atau tidak dan bagaimana dampak dari persepsi tersebut.

 Penting dan Tidak Pentingnya Kepercayaan
Masyarakat tidak memahami betapa pentingnya membangun kepercayaan dan transparansi. Hal itu dikarenakan tidak adanya tempat untuk melakukan interaksi sehingga sulit untuk menumbuhkan rasa kepercayaan di antara mereka. Fakta bahwa transparansi dianggap tidak penting sangat menarik mengingat bahwa tujuan utama ChileCompra adalah untuk meningkatkan transparansi.
Pengusaha kecil dan menengah sangat membutuhkan transparansi karena memungkinkan mereka untuk bersaing dengan bisnis yang harganya lebih rendah, dengan menawarkan kualitas yang lebih baik dari mereka. Selain itu, transparansi digunakan oleh pengusaha kecil dan menengah untuk menghadapi tantangan di masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa transparansi sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama pengusaha. Namun dalam transparasi, informasi dari dunia maya tidak relevan di gunakan untuk mencapai tujuan. Hal itu karena informasi tersebut tidak memperhatikan peran langsung dalam menentukan persepsi masyarakat.

            Isyarat Interpretasi
Analisis komparatif menjelaskan bahwa ada kecenderungan dinamis yang membentuk interpretasi masyarakat terhadap layanan elektronik. Hal tersebut dijelaskan dengan menggunakan metafora keseimbangan untuk mengungkapkan gagasan bahwa penilaian kepercayaan pengguna dapat memberi informasi tergantung seberapa banyak orang tersebut mengetahui informasi. Namun terdapat empat masalah yang timbul dalam persaingan lewat layanan elektronik, yaitu:
1) Transparansi (tidak memihak) versus berpihak pada kepentingan pribadi.
Transparansi yang paling baik digunakan dalam perusahaan adalah model terbatas. Hal itu dikarenakan, transparansi model lengkap sulit diterapkan karena memerlukan kegiatan kualitatif dan membutuhkan waktu yang lama.
            2)  Persaingan dan efisiensi versus persamaan (keadilan sosial dan ekonomi).
Dua tujuan ChileCompra adalah:
a.       Mengenalkan keadilan sosial dan ekonomi dengan memberikan kesempatan bagi usaha kecil dan menengah untuk menjual ke sektor publik; dan
b.      Menciptakan efisiensi di sektor publik melalui persaingan yang meningkat, dan memberi dampak positif bagi usaha menengah.
Namun, meningkatnya persaingan diartikan menurunkan keuntungan jika melakukan penjualan bagi pihak pemasok. Bagi usaha kecil dan menengah yang mampu menjual ke sektor publik, ChileCompra meningkatkan peluang mereka. Sebaliknya, bagi mereka yang tidak dapat menjual ke sektor publik hal tersebut dipandang sebagai kerugian.
             3)  Kepentingan pribadi versus kepentingan bersama.
Dalam sudut pandang masyarakat, peningkatan kepatuhan pajak dapat dianggap positif dan negatif. Hal penting dari pandangan tersebut adalah persepsi keadilan mengenai sisi administrasi perpajakan.
              4) Kekuatan versus pelayanan yang baik.
Jika sebuah lembaga memprioritaskan efisiensi untuk mendapatkan layanan lebih baik, kadang-kadang harus mengurangi akuntabilitas sehingga perlu meningkatkan kewenangannya atas proses tersebut (Pegnato, 1997).
Layanan elektronik terkadang dapat dipercaya dan tidak dapat dipercaya, tergantung dari pandangan para penggunanya. Hal yang mempengaruhi masyarakat terhadap pandangan itu antara lain adalah pengalaman pribadi, dan khususnya manfaat. Masyarakat memberikan interpretasi dengan menunjukkan bukti medukung yang mereka percaya. Kemudian, bukti yang diperoleh dijadikan keyakinan dan memberikan penjelasan tentang perilaku yang mereka lihat atau rasakan. Penjelasan tersebut diolah menjadi interpretasi dan digunakan sebagai penilaian apakah mereka percaya atau tidak.
      
       Keterbatasan Analisis
Ada hal yang perlu dan penting disampaikan dalam penelitian tersebut, yang pertama adalah Chile negara yang memiliki tingkat korupsi yang rendah sehingga menyebabkan isu transparansi dan penanggulangan korupsi tidak menjadi kesadaran bagi masyarakat di sana. Kedua, dua jenis layanan e-service di sana merupakan interaksi keuangan dengan pemerintah.


Kesimpulan
Seiring berjalannya waktu, terdapat perubahan nyata dalam persepsi masyarakat terhadap institusi pemerintah, baik karena kompetensi institusi ataupun karena kepercayaan mereka. Hal ini akan sangat mempengaruhi karena akan memunculkan kepatuhan atau dukungan pada program pemerintah.
Kepercayaan institusional dibangun melalui pengalaman dan reputasi institusi tersebut. Masyarakat menggunakan informasi dari media elektronik sebagai informasi terpercaya yang berpengaruh dalam interpretasi masyarakat  pada institusi. Namun sering terjadi risiko salah tafsir masyarakat terhadap informasi yang mereka dapatkan di media elekronik.  Hal tersebut sangat berbahaya sehingga harus diimbangi dengan transparansi, karena merupakan bentuk terbaik dari persepsi melalui sumber tidak langsung. Jadi kesimpulannya tanpa disadari informasi elektronik di masa ini begitu mempengaruhi interaksi dan persepsi masyarakat terhadap suatu institusi.